: Segera setelah sesi berakhir, pelaku mengirimkan hasil rekaman tersebut kepada korban. Mereka mengancam akan menyebarkannya ke keluarga, teman kantor, atau media sosial jika korban tidak mengirimkan sejumlah uang. Risiko dan Kerugian
Secara hukum, pelaku dapat dijerat dengan (Pasal 27B jo Pasal 45) terkait tindak pidana pemerasan melalui media elektronik, serta UU Pornografi . Cara Menghindari Penipuan VCS : Segera setelah sesi berakhir, pelaku mengirimkan hasil
: Jangan pernah menunjukkan wajah atau organ intim kepada siapa pun di internet, karena platform digital sangat mudah untuk direkam. Cara Menghindari Penipuan VCS : Jangan pernah menunjukkan
Hati-hati dengan modus penipuan berkedok layanan Video Call Sex (VCS) yang sering menggunakan nama panggung seperti "Kak Mawar Jilbab Nakal" atau embel-embel platform tertentu seperti "INDO18". Praktik ini merupakan bentuk kejahatan siber yang dikenal sebagai sextortion atau pemerasan seksual. Modus ini biasanya melibatkan akun media sosial palsu
Modus ini biasanya melibatkan akun media sosial palsu (di platform seperti Instagram, Bigo, atau Telegram) yang menggunakan foto profil wanita berhijab atau berpenampilan menarik untuk memancing korban. Nama-nama seperti "Kak Mawar" digunakan untuk membangun kesan akrab namun menggoda.
Berikut adalah ulasan mendalam mengenai cara kerja modus ini dan bagaimana Anda bisa melindungi diri dari jeratan penipu. Apa Itu Modus "Kak Mawar Jilbab Nakal"?
: Saat sesi video call dimulai, pelaku sering kali tidak benar-benar ada di depan kamera. Mereka memutar video vulgar wanita lain dari ponsel berbeda untuk mengelabui korban agar mau melepas pakaian atau melakukan tindakan asusila.